Image Hosting


lontaran kata dari jiwa,
tersepit, terselit, tak berdaya,
terhumban pada titik masa,
letih rasa tak petah bicara..

bahasa...
kita yang meletakkan harga,
jangan digadai, biar terburai isi jiwa,
jangan digadai, biar kepala diketuk,
pinggang tersusuk, dada dikeruk,
tak punya bahasa kita sama seperti beruk..

dengan apa kita ingin bicara,
mampukah kita seloka, bercanda,
ketawa, dondang sayang,
menglipur lara dengan bahasa mereka,
ah.. celaka rasanya..

bahasa...
lontaran rasa dari jiwa,
lahir dari lidah bangsa,
ikhlas dari keronkong leluhurmu,
mahu mereka siat, mereka ikat, mereka lipat,
lalu mereka jerat kita kita dengan teori palsu lagi berkarat..
keparat..

apakah kita bisa mendongak bangga,
menzahirkan wasiat dari leluhur bangsa,
tanpa bahasa tongkat bangsa,
telah mereka wariskan pada kita,
tiada cacat tiada cela, sempurna pada adanya,
apa saja cerita kamu ingin bicara..

tiada guna kita topang bahasa yang sedang goyang,
ayuh kita tentang, kita terjang mereka yang menggoncang,
agar dapat kita pancang semula tiang bangsa,
agar bisa mengibar bendera maruah bangsa..